Postingan

Kegelisahan Musik Masa Kini: Fisik, Digital atau Malah Bajakan? Bagian 2

Gambar
Akhirnya pembahasan musik ini lanjut juga. Lama, dan lumayan melelahkan juga ngetik ginian. Terlebih sekarang kerjaan (kantoran) gue lumayan menyita waktu dan tenaga, sehingga menyempatkan diri untuk melanjutkan postingan ini adalah momen yang tidak selalu ada. Tapi mari kita lanjutkan saja. Disclaimer (lagi) : gue bukan orang yang paham sepenuhnya akan industri musik, jadi ketikan ini isinya akan banyak berangkat dari kegelisahan, opini dan hasil riset kecil-kecilan secara pribadi. Dan juga postingan ini tidak untuk menyerang atau menyinggung pihak-pihak tertentu. Untuk bagian ke-2 ini, ada hal yang gue rasa perlu gue sampaikan, mumpung judul blog-nya membahas musik fisik, digital atau malah bajakan. Sisi kurang baik lainnya dari mendengarkan musik secara  digital streaming , tepatnya yang orang-orang tidak atau kurang sadari pada zaman sekarang ini adalah carbon footprint (jejak karbon) yang dihasilkan. Apa sih  carbon footprint  atau jejak karbon itu? Jejak k...

Kegelisahan Musik Masa Kini: Fisik, Digital atau Malah Bajakan? Bagian 1

Gambar
"Digital VS Fisik", karya pribadi Blog kali ini berangkat dari kecemasan gue terhadap industri musik pada zaman sekarang, kurang lebihnya dalam 10 tahun terakhir. Dan juga semacam lanjutan dari postingan yang ini . Disclaimer : gue bukan orang yang paham sepenuhnya akan industri musik, jadi ketikan ini isinya akan banyak berangkat dari kegelisahan, opini dan hasil riset kecil-kecilan secara pribadi. Dan juga postingan ini tidak untuk menyerang atau menyinggung pihak-pihak tertentu. Salah satu kegelisahan gue ini berangkat dari waktu gue beli CD album asli band indie/ sidestream  asal Bandung bernama Rock N Roll Mafia (RNRM), berjudul Outbox pada tahun 2019 lalu. Gue tahu band ini dari waktu gue masih SMP, kurang lebih pada tahun yang sama ketika video klip dari lagu berjudul Zsa Zsa Zsu muncul di salah satu stasiun TV swasta. Gue berhasil mendapatkan CD album tersebut melalui salah satu situs e-commerce, dengan harga yang masih cukup terjangkau untuk sebuah barang tua yang ...

Ultraman Day 2021!

Gambar
Karya pribadi Update blog cuma karena mau update ini aja. Sisanya lagi sibuk ngantor dan banyak-banyakin olahraga dan istirahat karena pandemi belumlah usai. Tidur itu enak btw. Nggak nyangka ya Ultraman sekarang sudah masuk ke tahun 55, rasanya seperti baru kemarin saja menonton serial Ultraman Orb  di 5 tahun yang lalu. Semoga bisa tetap bertahan dan menghasilkan beragam media baik itu serial TV, film, komik dan segala macemnya. Jujur saja, franchise Ultraman itu seru dan kaya akan cerita dan imajinasi. Oh iya pada hari ini juga sudah tayang serial Ultraman Trigger: New Generation Tiga . Bisa ditonton di channel YouTube-nya Tsuburaya Production di sini . Jangan lupa untuk selalu jaga kesehatan ya. SHUWATCH!

Ngetik Blog?

Gambar
"Boukenred" - karya pribadi Gue dan Ngeblog Gue bukan orang baru dalam dunia blogging , tapi bukan orang yang udah level jagoan dalam menulis blog. Gue dulu muncul di sebuah platform media sosial yang sudah tiada bernama Multiply . FYI aja nih, domain situs tersebut aslinya sudah mati pada 21 Maret 2013, namun dari beberapa tahun lalu muncul perusahan elektronik lain yang memakai domain tersebut di sini tapi beda fungsinya; ini gue sampaikan agar kalian nggak bingung ketika mau nge-Google sendiri. Multiply dulu merupakan sebuah platform media sosial yang sungguh sangat multifungsi banget. Dulu ada fitur foto (diunggah dalam format album), blog, video, musik, posting pendek kayak status Facebook, chatting dan marketplace . Dulu Multiply itu one stop social media , semacam menyaingi Blogspot dan Wordpress di masa itu. Dulu saking berkembang dan memiliki jumlah pengguna yang besar di Indonesia, Multiply sempat punya kantor di bilangan Gandaria, Jakarta Selatan. Oh ya, f...

TERIMA KASIH, ULTRAMAN Z!

Gambar
"Mari Serukan Namaku!" - karya pribadi Serial Ultraman Z baru saja tamat, dan gue harus membuat postingan blog ini. Ya, blog ini adalah lanjutan dari sini . Secara singkat, Ultraman Z sudah menjadi serial yang menyenangkan meski kita sedang berada dalam masa-masa sulit. Maksudnya, di masa seperti ini pikiran kita tidak boleh terlalu terbebani oleh pandemi yang melanda, maka dari itu serial Ultraman Z ini dimulai dan diakhiri dengan... Terlalu menyenangkan mungkin, sampai-sampai gue sebagai salah satu penonton merasa beban pandemi ini bisa terangkat sedikit.  The "Z" Ultraman Z diawali dengan episode pertama yang bisa dibilang lumayan seru. Ultraman Zero dan Zett mengejar monster raksasa Genegarg (yang dirasuki oleh alien Celebro) yang membawa kabur Ultra Medal dari Negeri Cahaya, planet asal kaum Ultra. Zero terhisap dan terjebak oleh trik Genegarg yang memuntahkan monster Bullton, Zett mendarat di Bumi, Zett dan Natsukawa Haruki berjuang mati-matian melindungi ...

Kalian Harus Nonton "Star Wars: The Clone Wars"

Gambar
Dari imdb.com Gue baru aja (tepatnya bulan lalu) menamatkan serial yang panjang ini. Ya, sebuah serial dari universe -nya Star Wars sepanjang 133 episode.  Serial ini menjembatani film Attack of The Clones  dan Revenge of The Sith , karena peristiwa Clone Wars terjadi selama 3 tahun, dan dalam 3 tahun itu tentu saja ada banyak hal yang terjadi. It's Star Wars, of course things happen . Tetapi sebelum gue lanjut tentang Clone Wars , gue mau cerita masa-masa Star Wars Episode III ini. Gue memulai Star Wars dari Episode III , karena pada masa itulah gue pertama kalinya nonton di bioskop. Norak ya, tapi ya begitulah adanya. Waktu film tersebut tayang, seharusnya gue baru kelas 1 SMP. Setelah nonton film itu, gue menonton film Star Wars lainnya melalui DVD bajakan (DVD ori pada masa itupun juga mahal bo'). Sebenarnya meskipun satu kali nonton di bioskop dan sisanya bajakan, gue cukup menyadari siapa itu Ian McDiarmid serta perannya di Star Wars, cukup menyadari juga bahwa Clone...

Psikologi Warna? Itu Istilah Beneran Ada!

Gambar
Internet nggak pernah ada damai-damainya banget yak.  Di suatu maalam menjelang tidur (6/11), gue lagi menjelajah Twitter sedikit agar lebih ngantuk. Tak diduga gue menemukan sebuah cuitan yang jujur aja membuat lulusan DKV seperti gue pun terpelatuk. Potongan gambar tersebut bisa dilihat di bawah ini: Kedua potongan gambar adalah dari 6 November 2020 Nama disamarkan dan silakan cari sendiri siapa yang bikin cuitan aneh tersebut. Konteks tambahan: beliau adalah seniman profesional yang terlibat dalam pembuatan suatu film animasi yang baru saja dirilis di platform Netflix. Akunnya pun sudah dapat centang biru. Namun beliau bisa membuat cuitan seperti ini rasanya membuat kuliah gue 4,5 tahun tambah super mega ekstra sia-sia. Aneh bukan? Bagi pembaca yang merupakan sesama insan kreatif, khususnya yang bukan merupakan lulusan seni maupun desain, gue cuma bisa memohon kepada kalian untuk tidak menelan cuitan tersebut mentah-mentah. Tapi bukan berarti juga kalian boleh menelan mentah-men...