Film UItraman Blazar Tayang di Jakarta
Pada hari Sabtu tanggal 9 Maret 2024 kemarin, telah diselenggarakan sebuah event bersejarah, event yang mungkin sudah ditunggu oleh banyak orang Indonesia (atau spesifiknya di sekitaran Jabodetabek) maupun oleh suatu perusahaan/studio kenamaan di Jepang. Event tersebut adalah premiere screening dari filem Ultraman Blazar The Movie: Tokyo Kaiju Showdown. Filem tersebut sudah tayang di Jepang sejak tanggal 23 Februari 2024, dan Indonesia kebagian jatah premiere screening-nya pada tanggal 9 dan 10 Maret 2024. Blog kali ini adalah merangkum apa saja yang gue alami dari sebelum, selama, dan sesudah menonton filem tersebut.
Acara premiere screening ini diadakan di dua tempat berbeda, yaitu pada tanggal 9 Maret 2024 adalah di bioskop Cinepolis yang ada di Senayan Park, diikuti pada tanggal 10 Maret adalah di bioskop FLIX di Mall of Indonesia. Gue cuma bisa ke Senayan karena akses transportasinya lebih mudah dan tidak terlalu memakan waktu. Namun nahas, niat hati ingin jalan kaki dari Palmerah ataupun menggunakan bus Transjakarta, eh malah disambut hujan deras setibanya di Stasiun Palmerah. Hujan ini juga yang bikin gue jadinya harus pakai taksi daring untuk sampai di Senayan Park.
Ini merupakan pertama kalinya gue ikutan premiere screening filem superhero Jepang, khususnya dengan acara spesialnya pula. Pertama kalinya gue niatin karena ada ketiga aktor utama dan para karakter yang hadir, dan juga adanya exclusive gift. Jujur aja gue sempet mikir apakah ini akan beneran bagus? Beneran akan sepadan dengan dana yang dikeluarkan? Maksudnya keseluruhan pengalaman acaranya ya, bukan hanya filemnya saja. Tapi dengan uang saku yang ada, gue beranikan lah meskipun mepet banget aseli pembukaan untuk pembelian tiketnya. Ya untungnya tetap dapat posisi duduk yang bagus di studionya.
Gue dan seorang teman dekat bernama Gilang sudah cukup membahas tentang acara nonton ini dari hari-hari sebelumnya ketika pengumumannya pertama kali keluar; terutama karena menunggu pengumuman berikutnya tentang pembelian tiket dan sejenisnya. Jadi memang gue nonton di sana nggak sendirian amat lah.
Setibanya di sana, gue belum langsung ketemu teman gue si Gilang itu, nggak terlalu baca chat Messenger juga karena mengamati hujan dan jalan kaki ke dalam Senayan Park (terutama karena baru pertama kali ke sana), tapi tiba-tiba ketemu di depan sebuah toko mainan di lantai atas. Filem masih jam 1 siang nanti jadinya kami pisah sebentar dan gue akan makan siang dulu. Di tempat makan siang kemarin juga sempet melihat ada calon penonton lain lagi foto-foto action figure S.H.Figuarts Shin Ultraman-nya.
Menjelang buka pintu studio/auditorium, tibalah gue di Cinepolis. Lebih tepatnya gue baru tau Cinepolis-nya ada di dua lantai; satu kayak The Premiere-nya XXI, satunya lagi baru area utama bioskop. Nah di sini gue mulai lihat ada calon penonton lainnya udah ngumpul, bawa mainan, ada kru stasiun televisi RTV juga (selaku distributor serial Ultra Series di Indonesia), dan sebagainya di area lobi bioskop. Di sini juga gue ketemu salah satu kenalan/mutual di Twitter yang memakai gantungan kunci Capt. Gento yang sempat gue jual di acara Comic Frontier pada bulan Desember lalu.
Pada hari sebelum nonton, gue sempat mengumumkan di media sosial gue bahwa gue hendak bagi-bagi stiker gratis untuk yang dapat menemukan gue sebagai salah satu penonton filem ini. Di situ gue pertama kasih ke kenalan yang gue sebut di paragraf atas, dan juga ke seorang cosplayer yaitu Zereon karena beliau sudah tahu gue akan hadir pada acara ini. Nah selesai dari ngasih ke mereka berdua, somewhat berujung jadi kayak diminta-mintain oleh penonton yang lain HAHAHA. Tapi gue beneran sudah dengan niat baik mau bagi-bagiin stiker itu, jadi gue tidak masalah lah akan ke-riweuh-an ini karena yang terpenting jadi berkurang cetakan yang nggak terpakai di rumah. Stiker yang dimaksud ini adalah variasi gambar fanart Blazar Brace yang sempat gue jual di Comifuro bulan Desember lalu. Namun dikarenakan gue lagi kurang berhati-hati, ternyata salah ukuran cetak dan banyak banget. Waktu itu gue sudah berhasil cetak ulang, tetapi yang salah cetak itu gue putuskan untuk tidak dijual. Namun sayang di momen bagi-bagi stiker gratis itu, dan dengan persiapan yang cenderung asal-asalan, jadinya tidak sempat bagi-bagi kartu nama gue sekalian; ya sudah tidak apa-apa.
Tibalah di jam 1 siang, gue dan penonton lainnya jalan masuk ke studio, ternyata tiket diserahkan ke staf Cinepolis yang kemudian dibagikan juga metal box yang sudah disebut di poster acara. Oh iya antrean penonton juga teratur dan aman; patut diapresiasi nih teman-teman yang nonton kemarin. Lalu mengenai metal box-nya ketika gue pegang, lah bagus ini bahan dan hasil cetakannya; sisi dalem box dan isinya ya keren pula. Abis itu baru cari tempat duduk dan mulai nonton. Gue tidak perlu membahas plot filemnya lah ya? Bukan filem yang gimana-gimana banget juga sih. Tapi asli bersyukur jalan panjangnya Tsuburaya Production Company sudah bisa sampai di tahap ini.
Nah setelah filemnya nih... Barulah MC acara muncul, terutama menyebut siapa saja yang akan datang. Gue dan penonton lainnya sudah mulai lihat-lihat ke sekeliling terutama ke arah pintu masuk studio, dan hadirlah Tomoya Warabino, Yuki Ito, dan Hayate Kajihara (sebagai Gento Hiruma, Teruaki Nagura, dan Bando Yasunobu respectively), lengkap pula dengan mereka mengenakan seragam SKaRD. Wah gila sih, gue paham bahwasanya mereka diumumkan di poster acara, tapi bisa meihat mereka secara langsung dengan kostum utama yang dikenakan sepanjang serial TV dan filem dan hadir di Jakarta ini ternyata jauuuuuh lebih asyik daripada yang gue bayangkan berhari-hari sebelumnya. Tentu di sesi ini ada tanya-jawab dengan para aktor, undian pemenang dari posisi kursi, dan juga kayaknya pemenang dari kuisnya RTV? Diikuti hadirnya tokoh Ultraman Blazar dan Earth Garon masuk studio juga. Ya kira-kira begitulah ya. Oh ya dilaksanakan pula "senam SKaRD" yang sempat diunggah di kanal resmi Ultraman di Youtube, dan senamnya asyik banget, terutama karena ketiga aktor yang membawakan juga penuh semangat dalam mengajak para penonton untuk gerak bareng.
Nah yang agak lucu dan sangat disayangkan adalah... In a way ternyata boleh berfoto bareng dengan Earth Garon, terutama karena posisi aktor pengguna kostum Earth Garon berdiri lumayan deket ke sayap kiri studio (kalo diliat dari posisi pintu masuk maupun posisi gue duduk). Dan karena alasan-alasan yang kurang bisa disebutkan, gue tidak kebagian selfie bareng Earth Garon. Agak sedih, tetapi tidak apa-apa.
Dan ketika acaranya sudah benar-benar selesai dan ketiga aktor naik ke arah pintu keluar studio, gue dapet hi-five dengan ketiga aktornya. Memang tidak kebagian foto bareng, but being able to hi-five with all three actors felt really great. Tenang, gue tidak akan melakukan hal yang ada pada Spongebob Squarepants atau Family Guy dimana ada tokoh yang tidak mau cuci tangan setelah berjabat tangan dengan sosok idola yang ditemui.
Oh iya di sini kemaren juga ada beberapa penonton berupa orangtua bareng anaknya. Ini yang sebenernya gue pengen lihat karena merekalah target audience yang lebih utama ketimbang orang seperti gue. Memang merogoh kocek lebih karena nonton berdua/bertiga dengan harga sekian, tetapi bisa melihat langsung aktor-aktor utama dari serial/filem langsung setelah filem selesai dan di Jakarta sini merupakan pengalaman yang yg tidak tergantikan sih, bahkan untuk anak-anak yang masih usia TK maupun SD awal.
Jadi kesimpulannya gimana? ACARA YANG GILA BANGET SIH ASLI HAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA. GUE SENANG. GUE PUAS.
Wah gila sih asli gue tidak menyangka bahwa mereka (dan gue sebagai penonton/penggemar) bisa tiba di titik ini. Iya tahun lalu ada Raiga Terasaka yang hadir di Gandaria City, dan Ultraman Trigger dan Decker hadir di Mall of Indonesia, tapi ini beneran udah something else entirely. Gue di saat filem tayang di menit-menit awal sempat nangis karena filem ini bisa tayang di sini tidak terlalu lama setelah Jepang, dan bisa menonton filem seperti ini di bioskop alias bukan di layar laptop maupun tablet. Ditambah bisa lihat para pemeran yang hadir dan juga para penonton yang menikmati momen yang ada, ya inilah seharusnya yang ada dari lama tapi baru bisa terjadi sekarang.
Setelah gue dan Gilang benar-benar keluar dari studio, diakhiri dengan pertama kali ketemu dan kenal dengan teman baru yaitu mbak Ibna, terutama karena gue notice beliau pake gantungan kunci Papillon-Ohger bikinan gue di tas ranselnya; gantungan kunci King-Ohger yang dimaksud juga adalah yang gue sempat jual di Comic Frontier bulan Maret tahun lalu.
Oh iya, gift untuk Jakarta memang hanya kebagian metal box dan kartu ucapan terima kasih. Tampilan barangnya kurang lebih seperti ini:
![]() |
Sisi atas kotak/box. Mainan soft vinyl Ultraman Blazar sebagai skala. |
![]() |
Sisi bawah |
![]() |
Sisi dalam dan kartu ucapan terima kasih |
Untuk sisi dalam kotaknya, terdapat tulisan "To spark viewers' imagination, provide hope for the future, and cultivate kindness in young viewers' hearts.", yang mana juga ditulis dalam bahasa Jepang di bawahnya yang berbahasa Inggris. Kalimat tersebut merupakan esensi franchise Ultra Series secara keseluruhan sedari dulu hingga kini. Kartu ucapan terima kasih yang diperoleh juga terdapat tanda tangan Tomoya Warabino selaku pemeran Gento Hiruma.
![]() |
Foto bersama. Sumber gambar: ULTRAMAN Global |
Akhir kata, ini acara yang sangat menakjubkan. Mungkin bukan yang besar banget ataupun sempurna, tetapi saat ini sudah lebih dari cukup. Gue sangat berterima kasih kepada seluruh panitia/staf yang terlibat dalam pelaksanaannya. Semoga di tahun-tahun mendatang, acara seperti ini bisa kembali hadir tidak hanya di Jakarta, tetapi di kota-kota lain di Indonesia.
Komentar
Posting Komentar